fbpx

Tag - Pekerjaan Public Relations

Penting! Ketahui Cara Public Relations Mengatasi Gugup

Image by Julien Tromeur from Pixabay Edited by Isti

Menjadi seorang public relations akan banyak berhubungan dan berkomunikasi dengan banyak orang. Seorang public relations dituntut untuk ahli dalam berkomunikasi dan dapat menjalin hubungan baik dengan banyak orang. Untuk dapat menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan banyak orang, seorang public relations akan berusaha untuk bersikap professional, percaya diri, serta tidak gugup, grogi, ataupun nervous.

Terkadang perasaan gugup serta grogi dapat muncul dan terjadi kapan saja, terlebih saat akan bertemu klien, menjadi pemimpin sebuah seminar, workshop, ataupu lainnya. Kesulitan beradaptasi, serta ketidak siapan mental dapat memunculkan perasaan gugup. Perasaan gugup bisa menyebabkan seorang menjadi lupa dengan hal yang ingin dibicarakan atau tidak berani eye contact. Banyak hal lainnya yang dapat timbul dari masalah grogi, gugup atau nervous yang muncul.

Beberapa hal berikut ini dapat mengatasi perasaan gugup, grogi, ataupun nervous:

  1. Persiapan Secara Teknis

Persiapkan beberapa hal teknis yang akan dibutuhkan saat bertemu partner bisnis, klien, ataupun saat ingin persentasi dalam meeting, seminar, workshop atau lainya. Usahakan mencatat beberapa hal teknis yang pasti dibutuhkan seperti alat tulis, buku, kertas, laptop, proyektor, audio, speaker dan lain sebagainya.

  1. Kuasai Materi yang Ingin Disampaikan

Saat akan persentasi atau menjadi pembicara saat seminar, workshop atau meeting, menguasai materi yang ingin disampaikan menjadi yang paling penting. Kuasai materi yang ingin disampaikan agar terhindar dari situasi gugup ataupun grogi. Penguasaan materi juga menjadi sangat penting ketika seorang public relations diharuskan untuk mempresentasikan sesuatu ke partner bisnis ataupun klien.

  1. Datang Lebih Awal

Datanglah lebih awal ke tempat diadakannya pertemuan atau sebuah appointment agar terhidar dari perasaan bersalah serta gugup karena telat. Selain agar tidak telat, datang lebih awal juga akan sangat berguna untuk mempersiapkan segala hal dan mengecek ulang segala keperluan yang dibutuhkan.

  1. Jaga Penampilan

Penampilan yang sesuai dan rapi juga akan mempengaruhi atmosfir dalam diri agar percaya diri sehingga perasa gugup atau grogi dapat diatasi. Penampilan menjadi salah satu aspek tidak bisa dianggap remeh karena penampilan seorang public relations juga menjadi salah satu kunci keberhasilannya.

  1. Latihan Nafas

Saat perasaan gugup ataupun grogi muncul dan tidak hilang cobalah untuk melatih pernafasan seperti melakukan, menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya lewat mulut secara perlahan-lahan. Lakukan latihan nafas secara berulang-ulang agar perasaan gugup, atapun grogi dapat diatasi sehingga dapat berbicara dengan jelas, teratur dan rileks.

  1. Jangan Hilang Fokus

Ketika harus berbicara di depan banyak orang berusahalah untuk tetap focus terhadap materi dan topik yang ingin disampaikan. Jangan sampai hilang focus dan memecah konsentrasi sehingga dapat membuat gugup atau grogi. Cobalah untuk tidak hilang focus dengan percaya pada diri sendiri dan tetap tenang.

  1. Hilangkan Pikiran Negatif

Penuhi pikiran dengan hal-hal positif dengan berusaha untuk tidak memikirkan hal-hal negative yang dapat membuat pesimis dan tidak percaya diri. Hilangkan segala pikiran negative dengan menanamkan segala hal positif dalam diri, dan percaya dirilah dengan tetap optimis.

  1. Teruslah Berlatih, Nobody’s Perfect.

Pebanyak latihan akan sangat membantu untuk mengatasi perasaan gugup serta grogi. Dengan banyak berlatih akan meminimalkan seorang public relations membuat. Seorang public relations akan latihan sebelum memulai persentasi atau pembicaraan agar mendapatkan hasil yang diinginkan dan baik walaupun terkadang apa yang sudah diusahakan belum dapat tercapai percayalah bahwa nobody’s perfect.

Read more...

Jenis Kegiatan Public Relations dalam Membangun Relasi

Photo by rawpixel.com from Pexels.

Pekerjaan seorang public relations akan sangat berhubungan dengan membangun sebuah relasi. Sebuah relasi yang akan berguna untuk mendapatkan banyak infromasi dan jalinan kerja sama. Selain itu, untuk membangun sebuah relasi tidaklah mudah, banyak hal yang dilakukan oleh public relations untuk dapat membangun relasi.

Terdapat beberapa hal yang dilakukan oleh public relations demi memperoleh, mempertahankan dan mengembangkan hubungan baik dengan relasi. Secara garis besar terdapat dua kegiatan utama public relations dalam membangun sebuah relasi yaitu, Internal dan External Relations:

  1. Internal Relations

Internal relations ditunjukkan untuk kegiatan membangun hubungan di bagian internal perusahaan atau organisasi. Dalam kegiatan membangun Internal relations dibagi menjadi dua point yaitu, Employee Relations dan Shareholder relations.

  • Employee Relations yaitu, seorang public relations dituntut untuk dapat membangun hubungan baik ke para karyawan perusahaan. Tujuannya untuk dapat mengetahui segala pendapat dari para karyawan yang akan menjadi masukan untuk perusahaan.
  • Shareholder Relations yaitu, seorang public relations dituntut untuk dapat membangun hubungan baik dengan para pemegang saham. Tujuannya untuk menginformasikan perkembangan perusahaan agar transparan dan membangun kepercayaan.

 

  1. External Relations

External relations ditunjukkan untuk kegiatan membangun hubungan di bagian luar atau external perusahaan atau organisai. Dalam kegiatan membangun External relations dibagi menjadi beberapa point diataranya yaitu,

  • Community Relations yaitu, seorang public relations dituntut untuk dapat membangun hubungan dengan komunitas agar terciptanya hubungan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan disekitar perusahaan serta reputasi yang baik.
  • Media/Press Relations yaitu, seorang public relations harus dapat membangun hubungan kerja sama dengan media atau press agar dapat mendukung kelancaran komunikasi dengan masyarakat mealui publikasi dan publisitas.
  • Government Relations yaitu, seorang public relations harus dapat membangun hubungan baik dengan pemerintah agar dapat membantu menyesuaikan kebijakan yang dibuat pemerintah sehingga tidak menyalahi aturan.
  • Customer Relations yaitu, seorang public relations harus dapat membangun hubungan baik dengan para pelanggan atau klien perusahaan agar para pelanggan ataupun klien tetap setia dan memberikan kepercayaan.
  • Suppliers Relations yaitu, seorang public relations harus dapat membangun hubungan baik dengan para suppliers. Tujuannya agar kerja sama yang terjalin tetap awet, harmonis serta dapat meningkatkan kepercayaan.

Itulah beberapa kegiatan utama seorang public relation dalam membangun dan menjalin hubungan relasi dengan beberapa pihak yang berhubungan dengan perusahaan atau organisasi. Hubungan sudah yang terjalin baik dengan beberapa pihak harus terus di pertahankan demi mendapatkan dukungan kegiatan serta reputasi perusahaan.

Read more...

7 Cara Public Relations Saat Menghadapi Klien

Photo by Evangeline Shaw on Unsplash

Dalam sebuah hubungan bisnis, pekerjaan seorang public relations kemungkinan besar akan banyak bertemu dan berhungan dengan klien atau partner bisnis. Dengan menjalin hubungan baik dengan klien ataupun partner bisnis akan memudahkan perusahaan menjalin kerjasama dan dapat mencapai kesepakatan yang akan menghasilakan keuntungan dari dua belah pihak.

Adanya tugas dari seorang public relations adalah untuk dapat menjalin hubungan bisnis dengan menghadapi klien dan beberapa partner bisnis. Ada beberapa tips cara untuk menghadapi klien atau partner bisnis:

  1. Tampilkan Kesan Profesional dari Penampilan Fisik

Penampilan fisik yang professional sangat berpengaruh pada setiap pertemuan dengan klien ataupun partner bisnis. Dengan penampilan fisik dari setelan pakaian dan riasan yang rapi serta elegan akan lebih memperihatkan kesan yang professional dan tidak main-main. Buatlah rencana untuk penampilan Anda di setiap pertemuan dengan klien untuk menghindari saltum (salah kostum).

  1. Tunjukan Sikap Hormat dan Menghargai

Tunjukan sikap hormat dan mengharhai pada setiap pertemuan dengan Klien. “Klien adalah raja”, ungkapan tersebut bisa ditanamkan dalam pikiran untuk menjauhi sikap yang kurang sopan dan tidak menghargai yang dapat membuat pembatalan hubungan bisnis atau kerja sama. Bagaimanapun hubungan bisnis atau kerja sama yang berakhir sepihak atau tidak baik dapat berakibat buruk untuk perusahaan.

  1. Berikan Kesan Pertama yang Menarik

Kesan pertama adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan menjalin hubungan kerja sama dan bisnis. Maka dari itu, seorang public relations dituntut untuk ahli dalam memberikan kesan pertama yang baik. Selain itu, menampilkan kesan pertama yang menarik akan memberikan  dampak positif bagi hubungan bisnis dan kerja sama dengan klien.

  1. Berbicara dengan Jelas, Detail dan Terarah

Memberikan penjelasan mengenai berbagai hal yang ingin dijelaskan atau disampaikan oleh perusahaan kepada klien mereka, menjadi salah satu tugas dari seorang public relations. Untuk itu seorang public relations dituntut untuk dapat mempelajari lalu menjelaskan suatu topik yang menjadi pembahasan kepada partner bisnis ataupun klien. Keahlian yang dibutuhkan dalam ha ini adalah komunikasi, yang dimana seorang public relations haruslah dapat menjelaskan dan berbicara jelas, detail serta terarah.

  1. Kenali Karakter Partner Bisnis ataupun Klien Anda

Mengenal siapa partner bisnis ataupun klien kita menjadi suatu hal yang sangat penting. Dalam menjalani hubungan bisnis ataupun kerja sama, seorang public relations harus mengenali bagaimana karakter dari partner bisnis atau Klien yang akan dihadapi. Hal itu dapat membantu mempermudah komunikasi serta mempererat hubungan kerja sama.

  1. Catat atau Tulislah Beberapa Hal Penting dari Pembicaraan

Catat atau tulislah beberapa hal penting dalam diskusi pertemuan dengan partner bisnis ataupun klien. Tujuannya agar seorang public relations dapat meringkas serta mengingat segala hal yang dibahas dalam diskusi tersebut. Selai itu, menulis ataupun mencatat hal penting atau hal yang diinginkan klien akan memberikan kesan memperhatikan dan menghargai segala saran ataupun request.

  1. Utarakan Kesimpulan untuk Mengakhiri Diskusi dengan Jelas dan Sopan

Diakhir pembicaraan atau pembahasan dalam sebuah diskusi dengan klien, seorang public relations perlu untuk mengutarakan kesimpulan. Tujuannya untuk memperjelas kesepakatan yang dibuat. Akhiri sebuah diskusi dengan sopan sehingga, akan terjalin hubungan yang harmonis antara klien dan perusahaan.

Read more...

6 Keahlian Utama yang Harus Dimiliki Public Relations

Image by mohamed Hassan from Pixabay Edited by Isti

Pada intinya pekerjaan menjadi seorang public relations sangat berhubungan dengan suatu individu, kelompok, organisasi, dan masyarakat. Sehingga dapat memperluas jaringan atau link baik itu hubungan pertemanan bisnis atau pekerjaan lainnya. Menjadi seorang public relations dituntut untuk menguasai beberapa keahlian utama. Keahlian yang dimana akan diperlukan untuk menunjang pekerjaan sebagai seorang public relations. Keahlian utama yang harus dimiliki seorang public relations yaitu:

  1. Komunikasi

Dalam pekerjaannya, seorang public relations akan sering berhubungan dengan banyak orang baru seperti klien, partner bisnis, ataupun tim organisasi lain. Untuk menjalin hubungan atau relasi yang baik antar orang-orang penting, komunikasi yang baik akan sangat diperlukan.

Komunikasi dalam pekerjaan yang berhubungan dengan public relations menjadi suatu  yang perlu dilatih dan ditingkatkan. Keahlian komukasi yang diperlukan untuk hubungan bisnis, negosiasi, membangun relasi dan sebagainya itu memiliki cara yang berbeda beda.

  1. Bahasa

Perbedaan Bahasa dalam sebuah komunikasi dapat menjadi kendala yang cukup besar. Dalam mengutarakan  suatu hal antara komunikan dan komukator harus saling mengerti maksud satu sama lain. Kesulitan memahami Bahasa yang berbeda menjadi suatu yang sangat menyulitkan penyampaian pesan dan informasi.

Kemampuan berbahasa menjadi salah satu aspek penting dalam menjadi seorang public relations. Oleh karena itu, seorang public relations dituntut untuk mampu berbahasa Inggris dan akan lebih bagus lagi jika juga menguasai Bahasa negara lain.

  1. Keahlian Meneliti

Seorang public relations perlu menyampaikan informasi serta data fakta yang memiliki bukti dan telah diteliti. Maka dari itu untuk mendapatkan data yang fakta, seorang public relations perlu meneliti dan mengecek kebenaran dari informasi atau data yang akan disampaikan ke orang lain. Kebenaran informasi atau data yang disampaikan akan mempengaruhi reputasi seorang public relations ataupun perusahaan yang menaunginya.

  1. Membangun Relasi

Sebuah perusahaan, kelompok, atau individu yang ingin membangun sebuah relasi antar kelompok, perusahaan, atau individu memerlukan seseorang yang ahli membangun relasi dengan baik. Salah satu tugas dari seorang public relations adalah membangun sebuah relasi antar pekerjaan, bisnis, atau kelompok. Keahlian membangun relasi akan menjadi senjata utama seorang public relations.

  1. Kemampuan Menulis

Seorang public relations dituntut untuk mampu merangkum, membuat serta menyusun kata-kata menjadi suatu kalimat yang baik. Tujuannya agar pesan atau informasi yang ingin disampaikan sesuai dengan maksud yang diinginkan. Keahlian menulis sangat diperlukan agar mampu menyusun kata-kata dan kalimat yang rapi, terstruktur, dan mudah diingat.

  1. Bernegosiasi

Keahlian bernegoisiasi menjadi suatu keahlian yang bernilai untuk seorang public relations. Mereka akan berhadapan dengan klien, tim divisi di satu perusahaan, ataupun sesama orang public relations di perusahaan yang berbeda. Keahlian bernegosiasi diperlukan untuk mencari jalan keluar untuk suatu kendala ataupun masalah, dan untuk mencapai kesepakatan bersama.

Itulah 6 keahlian utama yang harus dimiliki public relations.

Read more...
× Konsultasi gratis sekarang juga